Perlu diperhatikan gejala alergi pada kulit berupa ruam atau gatal-gatal. Kenali faktor pemicu alergi kalian dan jauhi sebisa mungkin agar menurunkan resiko kambuh. Jika sudah parah, jangan ragu-ragu untuk melakukan konsultasi dengan dokter. Di artikel kali ini, saya akan mengajak kalian untuk mengenali lagi tentang alergi kulit dan jenis-jenisnya dalam artikel berikut ini.

Apa itu alergi kulit?

Alergi adalah bentuk respons kekebalan tubuh terhadap zat asing yang biasanya mengancam bagi tubuh. Zat asing ini umumnya disebut dengan alergen / zat penyebab alergi.

Sistem kekebalan tubuh bekerja untuk membuat tubuh tetap sehat, dengan cara melindungi tubuh dari zat patogen / zat asing yang berbahaya.

Saat sistem imun pada tubuh mendeteksi adanya zat patogen yang dinilai berbahaya, maka antibodi akan langsung menyerangnya. Kondisi ini kemudian membuat reaksi alergi yang umumnya ditandai dengan adanya gejala ruam, gatal, kemerahan, hingga sensasi terbakar pada kulit.

Penyebab alergi

Penyebab alergi, yaitu Alergen dapat beragam bentuknya. Bisa dari makanan yang dikonsumsi, benda yang dipakai, bulu binatang, atau jenis tanaman. Beberapa alergen yang sering menyebabkan alergi, sebagai berikut :

  1. Serbuk sari dari tanaman atau tumbuhan tertentu
  2. Tungau debu
  3. Bulu binatang, baik melakukan kontak langsung maupun kontak dengan produk berbulu yang lain
  4. Gigitan atau sengatan serangga
  5. Penggunaan produk berbahan lateks, seperti sarung tangan atau kondom
  6. Penggunaan produk berbahan nikel
  7. Suhu dingin atau panas
  8. Sinar matahari
  9. Air yang tidak bersih
  10. Konsumsi obat tertentu seperti penicillin

Tanda dan gejala alergi kulit

Ketika terjadi kontak dengan alergen, kulit akan memunculkan beberapa gejala. Beberapa gejala umum jika seseorang mengalami alergi kulit yaitu :

  • Munculnya ruam
  • Gatal-gatal
  • Kulit kemerahan
  • Terjadi pembengkakan pada kulit
  • Munculnya benjolan
  • Adanya pengelupasan kulit

Jenis alergi kulit yang umum dan cara menanganinya

Terdapat jenis alergi yang umum terjadi, yaitu eksim dan biduran. Jenis alergi ini dapat terjadi pada anak-anak dan juga orang dewasa. Seperti apa sih gejala dan cara menanganinya?

Eksim (dermatitis atopik)

Eksim (dermatitis atopik) merupakan suatu kondisi di mana kulit menjadi sangat mudah kering dan memunculkan rasa gatal-gatal. Akibatnya, kulit kalian akan mudah mengalami alergi dan menyebabkan inflamasi.

Dilansir dari AAFA, dermatitis berarti peradangan kulit, sedangkan atopik berarti kecenderungan untuk terjadinya alergi.

Eksim biasanya akan menimbulkan gejala kulit kering, kemerahan, iritasi, dan beserta gatal-gatal. Kadang jika infeksi terjadi akan terlihat benjolan berisi cairan bening / kekuningan.

Dermatitis atopik sering terjadi karena terdapat faktor genetik. Biasanya gejala akan mulai muncul saat bayi.

Penyebab dermatitis atopik

Dermatitis atopik dapat timbul dan menyebabkan gejala saat seseorang berkontak dengan beberapa faktor, sebagai berikut :

  • Alergen seperti debu, serbuk sari tumbuhan, dan bulu binatang
  • Sabun atau alat cleaner lainnya
  • Metal seperti nikel yang terdapat di perhiasan, sabuk, ponsel dan sebagainya
  • Kontak dengan parfum / pengharum jenis tertentu
  • Produk terbuat dari karet seperti sarung tangan lateks
  • Formaldehyde yang umumnya terdapat pada produk cat kuku dan juga desinfektan

Cara mengobati dermatitis atopik

Guna mencegah supaya tidak terjadi alergi atau memperparah gejala yang sudah muncul, alangkah baiknya untuk menghindari faktor-faktor penyebab alerginya. Selain itu juga, gejala yang terjadi dapat diobati dengan beberapa cara, sebagai berikut :

  • Pelembap kulit yang dijual secara bebas, tujuannya adalah untuk menjaga kelembapan kulit dan mencegah hilangnya air dari kulit. Bentuknya bisa berupa lotion, krim, ataupun salep. Gunakan secara rutin, setelah mandi atau boleh saat kapanpun dimana kulit terasa kering
  • Guna mengurangi peradangan, kalian dapat memakai obat seperti hidrokortison topikal
  • Mengonsumsi obat antibiotik yang ditujukan untuk infeksi kulit sesuai dengan petunjuk dokter
  • Phototherapy, yaitu metode penggunaan sinar ultraviolet guna mengatasi peradangan. Untuk metode yang satu ini kamu harus di berada dalam pengawasan dokter
  • Pastikan untuk minum air yang cukup, gunakan sarung tangan saat suhu sedang dingin, dan hindari menggunakan pakaian yang bisa menyebabkan iritasi kulit

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *