Inovasi dan Analisa Mengenai Peluang Usaha Makanan Khas Daerah Lawskana

Lawa Bale dari Tanah Sulawesi Selatan

Lawskana (hasil inovasi dari lawa bale khas Bugis) adalah sejenis makanan khas bugis yang berbahan pokok ikan segar mentah yang dipadukan dengan nasi, telur, dan sayuran-sayuran di bawahnya. Penyajiannya sama seperti sushi namun saosnya menggunakan resep khas bugis. Untuk memberikan kesan yang menarik lawskana akan disajikan dalam dua bentuk yaitu dalam bentuk seperti sushi dan disajikan terpisah dengan saos khas jepang dan bugis, ada juga yang dipadukan dengan keju mozzarella di atasnya sehingga lebih memberikan cita rasa yang gurih maupun seperti gambar di atas yang telah dicampur dengan bumbu dari bugis dan saos dari jepang seperti schimi yaitu taburan saus kering yang dapat berupa wijen, jahe, nori, dan kulit jeruk.

Agar cita rasa yang dihasilkan tidak terlalu bertabrakan, maka makanan ini akan dikurangi parutan kelapanya dan menyeimbangkannya dengan bumbu dari saos Jepang tersebut. Makanan itu sendiri, diolah menggunakan ikan segar. Makanan ini terdiri dari ikan mentah yang sudah dibersihkan dan dipisahkan dari tulang dan kepalanya. Kemudian dicampur dengan parutan kelapa yang sudah diolah. Dan diberi garam serta tetesan jeruk nipis atau cuka sebagai penetral rasa ikannya.

Berikut ini adalah resep utama dan belum memakai tambahan varian seperti rencana di atas.

Bahan-bahan

  • 250 gram Ikan fillet potong kecil-kecil atau boleh pakai ikan teri basah buang kepala dan tulangnya
  • 65 gram Kelapa sangrai yg sudah ditumbuk
  • 2 buah Jeruk nipis
  • 10 buah Belimbing wuluh
  • 10 buah Cabe rawit
  • 1 sendok teh Garam

 Cara Pembuatan

  1. Cara membuatnya pun cukup mudah, ikan yang akan diolah di cuci bersih dan dibuang tulang-tulangnya.
  2. Daging ikan diberi air jeruk nipis.
  3. Haluskan cabe rawit dan garam lalu campur dengan ikan, diamkan sekitar 15 menit.
  4. Masukkan potongan belimbing wuluh dan kelapa sangrai.
  5. Aduk hingga tercampur rata.

Analisis peluang :

Strength (kekuatan )

Lawskana dapat dikonsumsi oleh semua kalangan masyarakat dan memiliki harga yang sangat terjangkau. Memiliki perpaduan makanan dari budaya yang berbeda.

Weakness (kelemahan)

Tidak bisa bertahan lebih dari satu hari

Opportunity (peluang)

Peluang usaha lawskana ini merupakan kegiatan usaha yang sangat memiliki prospek yang baik untuk ke depannya jadi harus dimanfaatkan dengan baik karena merupakan makanan hasil perpaduan dari khas bugis dan Negara Jepang.

Threats (ancaman)

Ancaman yang kemungkinan dihadapi oleh usaha lawskana adalah jika kurangnya peminat dan hal ini bisa disiasati dengan melakukan inovasi secara terus – menerus dan mempromosikannya dengan cara yang menarik.

Strategi pemasaran :

  • Lebih mengutamakan kualitas baik dari segi rasa, bahan baku hingga harga
  • Produk halal
  • Melakukan promosi dengan memanfaatkan media social, membuat brosur atau pamflet
  • Menyediakan sistem delivery order
  • Melayani konsumen dengan ramah
  • Memberikan pesan motivasi seperti peribahasa dari bugis maupun teka-teki agar pembeli dapat mempromosikan produk secara tidak langsung ketika ia bertanya dengan teman maupun orang terdekatnya.
  • Mendesain kemasan semenarik mungkin.

Segmentasi

Dalam memasarkan olahan lawskana ini adalah dengan menjualnya langsung kepada konsumen. Konsumen yang ingin menikmati lawskana ditempat juga bisa. Jadi harus diberikan fasilitas seperti meja dan kursi tapi dengan menggunakan suasana khas bugis dan jepang yang memiliki sisi yang agak mirip. Untuk lokasi yang tetap, untuk lokasi baiknya memilih di tempat yang dekat dengan tempat ramai dan bersejarah seperti museum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *